Cara Menggunakan BPJS Untuk Cabut Dan Perawatan GIGI

Gigi adalah bagian tubuh yang tepatnya di dalam mulut yang fungsinya mengunyah makanan,tidak hanya itu saja gigi juga menunjang dalam kecantikan dan penampilan bayangkan jika gigi anda tidak rapi dan maju maka dari itu perawatan dan menjaga kesehatan gigi itu penting.
dokter-gigi-bpjs
Didalam gigi dan gusi terdapat banyak sekali syaraf dan jika anda yang sudah pernah sakit gigi akan merasakan bagaimana sakitnya efeknya tidur tidak nyenyak makan tidak enak bahkan suasananya selalu mendukung untuk emosi.jika anda merasakan sakit gigi atau gigi berlubang anda bisa periksa ke faskes 1 pilihan anda,karena bpjs menanggung perawatan dan pengobatan sakit gigi namun sesuai prosedur dan aturan bpjs.

Beberapa layanan bpjs untuk anda yang ingin memeriksakan gigi anda.

Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama :
1. Dokter Gigi di Puskesmas; atau
2. Dokter Gigi di Klinik; atau
3. Dokter Gigi Praktek Mandiri/Perorangan

Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan:
1. Dokter Gigi Spesialis/Sub Spesialis

Adapun Cakupan Pelayanannya sbb:
1. administrasi pelayanan, meliputi biaya administrasi pendaftaran peserta untuk berobat, penyediaan dan pemberian surat rujukan ke faskes lanjutan untuk penyakit yang tidak dapat ditangani di faskes tingkat pertama
2. pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis
3. premedikasi
4. kegawatdaruratan oro-dental
5. pencabutan gigi sulung (topikal, infiltrasi)
6. pencabutan gigi permanen tanpa penyulit
7. obat pasca ekstraksi
8. tumpatan komposit/GIC
9. Skeling gigi /pembersihan karang gigi (1x dalam setahun)

Adapun Prosedurnya sebagai berikut :
1. Jika peserta memilih terdaftar di Puskesmas/ Klinik sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat
Pertamanya, maka:
a) Puskesmas/Klinik wajib menyediakan jejaring (Dokter Gigi/Lab/Bidan dan sarana penunjang lain)
b) Peserta mendapatkan pelayanan gigi di Dokter Gigi yang menjadi jejaring Puskesmas/klinik
c) Tidak ada pendaftaran peserta ke Dokter Gigi lain.

2. Jika peserta memilih terdaftar di Dokter Praktek Perorangan (Dokter Umum) sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertamanya, maka:
a) Peserta dapat mendaftar ke Dokter Gigi Praktek Mandiri/Perorangan sesuai pilihan dengan mengisi Daftar Isian Peserta (DIP) yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.
b) Pelayanan gigi kepada peserta diberikan oleh Dokter Gigi sesuai pilihan Peserta.
c) Penggantian Fasilitas Kesehatan Dokter Gigi diperbolehkan minimal setelah terdaftar 3 (tiga) bulan di Fasilitas Kesehatan tersebut.

Tata Cara Pelayanan :

1. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
a) Peserta datang ke Puskesmas/Klinik atau ke Dokter Gigi Praktek Mandiri/Perorangan sesuai
pilihan Peserta.
b) Peserta menunjukkan kartu identitas BPJS Kesehatan (proses administrasi).
c) Fasilitas Kesehatan melakukan pengecekan keabsahan kartu peserta.
d) Fasilitas Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan/pemberian tindakan/pengobatan.
e) Setelah mendapatkan pelayanan peserta menandatangani bukti pelayanan pada lembar yang disediakan oleh Fasilitas Kesehatan.
f) Bila diperlukan atas indikasi medis peserta akan memperoleh obat.
g) Rujukan kasus gigi dapat dilakukan jika atas indikasi medis memerlukan pemeriksaan/
tindakan spesialis/sub spesialis. Rujukan tersebut hanya dapat dilakukan oleh Dokter Gigi, kecuali Puskesmas/Klinik yang tidak memiliki Dokter Gigi.

2. Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan
a) Peserta membawa identitas BPJS Kesehatan serta surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
b) Peserta melakukan pendaftaran ke RS dengan memperlihatkan identitas dan surat rujukan
c) Fasilitas Kesehatan bertanggung jawab untuk melakukan pengecekan keabsahan kartu dan surat rujukan serta melakukan input data ke dalam aplikasi Surat Elijibilitas Peserta (SEP) dan melakukan pencetakan SEP.
d) SEP akan dilegalisasi oleh Petugas BPJS Kesehatan di Rumah Sakit.
e) Peserta mendapatkan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan/atau perawatan dan/atau pemberian tindakan dan/atau obat dan/atau Bahan Medis Habis Pakai (BMHP).
f) Setelah mendapatkan pelayanan, Peserta menandatangani bukti pelayanan pada lembar yang disediakan oleh masing-masing Fasilitas Kesehatan.

Adapun Pelayanan Gigi Yang Tidak Dijamin adalah sebagai berikut :
1. pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa melalui prosedur sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku;
2. pelayanan kesehatan yang dilakukan di Fasilitas Kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat;
3. pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri;
4. pelayanan kesehatan untuk tujuan estetik;
5. pelayanan meratakan gigi (ortodonsi);
6. biaya pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan Manfaat Jaminan Kesehatan yang diberikan.

Cara menggunakan bpjs untuk ke dokter gigi sangat mudah pertama anda bisa ke faskes 1 yang anda pilih nanti disana anda akan diperiksa jika dokter mengatakan akan merujuk silahkan minta surat rujukan untuk nantinya berobat ke rumah sakit khusunya spesialis dokter gigi.jika sudah dapat surat rujukan silahkan siapkan syarat syaratnya dan ke rumah sakit usahakan datang lebih pagi.

informasi bpjs:

  • cara menggunakan bpjs untuk gigi
  • cara mengetahui dokter gigi bpjs kita
  • cara periksa gigi dengan bpjs
  • bpjs dokter gigi
  • bpjs untuk gigi
  • bpjs gigi
  • perawatan gigi yang ditanggung bpjs
  • perawatan gigi bpjs
  • perawatan gigi yang ditanggung bpjs kesehatan
  • cara cek dokter gigi bpjs kita